100% Tuhan, 100% Manusia
Disusun oleh: Simon Sarbunan, M.Si Teol
(Guru Agama Kristen SMA Pradita Dirgantara)
(Juruselamat? Tuhan? Nabi? Guru yang Baik? Anak Allah?)
Ini disebut **Inkarnasi**: Allah mengambil rupa manusia. (Yohanes 1:14)
Yesus merasakan semua hal yang kita rasakan (secara fisik dan emosi), namun Ia tidak berbuat dosa.
Yesus melakukan hal-hal yang hanya bisa dilakukan oleh Allah.
...Dia bisa menjadi guru hebat atau nabi, tapi Dia tidak bisa **menyelamatkan** kita. Kematian-Nya hanya akan menjadi tragedi, bukan penebusan dosa.
...Dia tidak bisa *benar-benar* mewakili kita. Dia tidak bisa **menggantikan** kita di salib. Dia tidak *benar-benar* mengerti rasanya dicobai.
Dia bisa **MEWAKILI** kita dan **MATI** menggantikan kita.
Dia adalah Imam Besar yang **MENGERTI** kelemahan kita (Ibrani 4:15).
Kematian-Nya **SEMPURNA** dan **CUKUP** untuk membayar semua dosa.
Dia bisa **MENGALAHKAN** maut dan bangkit kembali.
"Karena Allah itu esa dan esa pula pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus."1 Timotius 2:5
Yesus adalah **jembatan** yang sempurna karena Dia adalah **kedua** sisi jembatan itu (Allah dan Manusia).
Mengetahui Yesus adalah 100% Allah dan 100% Manusia berarti:
Dia adalah Allah yang rela menjadi manusia untuk menyelamatkanmu.