Bukan Sekadar Cerita Natal
Disusun oleh: Simon Sarbunan, M.Si Teol
(Guru Agama Kristen SMA Pradita Dirgantara)
(Palungan? Gembala? Orang Majus? Pohon Natal? Kado?)
Kelahiran Yesus bukanlah "Rencana B" atau kebetulan. Ini adalah "Rencana A" yang sudah dijanjikan ratusan tahun sebelumnya.
"Firman (Allah) itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita..."Yohanes 1:14
Ini adalah cara bagaimana Materi 2 terjadi: Allah yang 100% Ilahi, mengambil rupa 100% Manusia.
Yesus dikandung oleh Roh Kudus, bukan oleh Yusuf (Matius 1:20).
Walaupun butuh ratusan tahun sejak nubuatan Yesaya, Allah tidak pernah lupa.
Artinya: Kita bisa percaya bahwa Allah juga akan menepati janji-Nya dalam hidup kita.
Raja Alam Semesta (Filipi 2:6-8) memilih lahir di kandang hewan yang bau, di tengah keluarga miskin.
Artinya: Tidak ada tempat yang terlalu "rendah" atau "hina" bagi Allah. Dia mau datang ke hatimu yang paling berantakan sekalipun.
Yesus adalah satu-satunya bayi yang lahir dengan tujuan untuk **MATI**. Palungan-Nya adalah langkah pertama menuju Kayu Salib.
Dia datang bukan hanya untuk memberi teladan, tapi untuk menjadi **Juruselamat**.
"Imanuel" - Allah telah menyertai kita.