Judul Slide

Subjudul

Slide 1 / 10

Baptisan
Roh Kudus

Kuasa untuk Menjadi Saksi Kristus

Disusun oleh: Simon Sarbunan, M.Si Teol

Guru Agama Kristen SMA Pradita Dirgantara

Mobil Mewah

Bayangkan kamu punya Ferrari. Mesinnya canggih, bodinya mengkilap. Tapi tangkinya KOSONG.

"Bisakah mobil itu berjalan?"

Analogi Roh Kudus

Kita adalah mobilnya. Roh Kudus adalah BENSIN/ENERGI-nya.

Tanpa Baptisan Roh (Kuasa), kita tidak bisa bergerak melayani Tuhan.

Arti Kata "Baptis"

Yunani: Baptizo = Menenggelamkan / Mencelupkan sepenuhnya.

Baptisan Roh Kudus berarti kita tenggelam sepenuhnya dalam kehadiran dan kuasa Roh Kudus, sehingga seluruh hidup kita dipenuhi dan dikuasai oleh-Nya.

Beda Pandangan

1. Pandangan Reformatoris/Injili: Terjadi saat seseorang percaya Yesus (Lahir Baru). (1 Kor 12:13)

2. Pandangan Pentakosta/Karismatik: Pengalaman kedua setelah bertobat (*Second Blessing*) untuk kuasa pelayanan. (Kis 1:8)

Intinya sama: Kita butuh DIPENUHI kuasa-Nya.

"Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem... sampai ke ujung bumi."

Kisah Para Rasul 1:8

Tujuan Baptisan Roh Kudus BUKAN supaya kita merasa hebat/kudus,
tapi supaya kita punya POWER (KUASA) untuk menjadi SAKSI.

Tanda Orang yang Dipenuhi Roh

Keberanian

Seperti Petrus yang dulu penakut jadi berani berkhotbah di depan ribuan orang.

Buah Roh

Perubahan karakter (Kasih, Sabar, Lemah Lembut) yang nyata. (Galatia 5:22)

Karunia Roh

Muncul kemampuan khusus untuk melayani (Menasihati, Mengajar, dll).

Catatan: Bahasa Roh adalah salah satu tanda karunia, tapi bukan satu-satunya tanda mutlak seseorang punya Roh Kudus (1 Kor 12:30).

Baptisan Roh

Biasanya merujuk pada pengalaman AWAL menerima Roh Kudus saat kita menjadi milik Kristus.

"Sebab dalam satu Roh kita semua dibaptis..." (1 Kor 12:13)

Kepenuhan Roh

Pengalaman TERUS-MENERUS (berulang-ulang) dipimpin oleh Roh setiap hari. Kita perlu "diisi ulang" agar tidak kering.

"...hendaklah kamu penuh dengan Roh." (Efesus 5:18 - *Present Continuous*)

Kasus: "Si Paling Rohani"

Di persekutuan sekolah, ada siswa (Doni) yang sering berbahasa roh dan bernubuat. Tapi di asrama, Doni malas piket, suka nyontek, dan kasar sama teman. Teman-temannya bingung: "Dia beneran dipenuhi Roh Kudus gak sih?"

Diskusikan:

  • Apa indikator utama kepenuhan Roh Kudus: Karunia (bahasa roh) atau Buah (karakter)?
  • Bagaimana kita menyikapi fenomena ini berdasarkan Matius 7:20 ("Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka")?

Bagaimana Dipenuhi Roh Kudus?

1. Haus & Rindu

"Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!" (Yoh 7:37).

2. Minta & Percaya

Bapa di sorga akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya (Luk 11:13).

3. Berserah (Taat)

Izinkan Roh Kudus mengambil alih kemudi hidupmu. Jangan mendukakan Dia dengan dosa.

Kuasa Roh Kudus bagi Pelajar

  • Memberi keberanian untuk menolak menyontek (Integritas).
  • Memberi hikmat saat belajar hal yang sulit.
  • Memberi kekuatan untuk mengasihi teman yang menyebalkan.
  • Menjadi penghibur saat kita sedih atau *homesick* di asrama.

Mari Berdoa

"Roh Kudus, penuhi aku hari ini. Aku butuh kuasa-Mu untuk menjadi saksi Kristus yang berani dan berbuah di sekolahku. Amin."