Subjudul
Keluarga • Sahabat • Pengampunan
Oleh: Simon Sarbunan, M.Si Teol
"Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia."— Kejadian 2:18
Kita diciptakan segambar dengan Allah (Tritunggal) yang bersifat relasional. Kita tidak didesain untuk hidup sendiri.
Relasi yang sehat adalah kebutuhan dasar jiwa manusia, sama seperti makanan bagi tubuh.
"Hormatilah ayahmu dan ibumu... supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu." (Efesus 6:2-3)
Kita menghormati orang tua bukan karena mereka tidak pernah salah, tapi karena itu adalah otoritas yang Tuhan tetapkan.
Gap Generasi
Perbedaan cara pandang dan teknologi.
Komunikasi
Sering terjadi salah paham atau nada bicara tinggi.
Solusi: Waktu Berkualitas
Makan bersama, doa bersama, dan mendengarkan.
"Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran." (Amsal 17:17)
"Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik." (1 Kor 15:33)
Ada pepatah: "Kamu adalah rata-rata dari 5 orang yang paling sering bersamamu."
Selama kita manusia yang belum sempurna, gesekan pasti terjadi. Yang penting adalah **respon** kita.
Menyerang balik, gosip (ngomongin di belakang), mendiamkan (silent treatment), dendam.
Berinisiatif bicara, mendengar sudut pandang lain, fokus pada masalah (bukan menyerang pribadi), mau mengalah.
(Pengampunan Tanpa Batas)
"Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?"
Yesus berkata kepadanya: "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali."
Mengapa kita harus mengampuni?
Karena kita sudah lebih dulu menerima pengampunan yang jauh lebih besar dari Tuhan (Perumpamaan Hamba yang Jahat - Mat 18:23-35).
Sahabatmu membocorkan rahasia yang kamu ceritakan padanya ke orang lain. Sekarang satu kelas tahu rahasiamu.
Diskusikan:
Bagaimana menegurnya? Bagaimana memproses rasa sakit hatimu?
Orang tuamu melarangmu ikut kegiatan ekstrakurikuler karena takut nilaimu turun, padahal itu bakatmu. Kamu merasa tidak didukung.
Diskusikan:
Bagaimana menghormati mereka sambil menyampaikan keinginanmu?
Kirim pesan apresiasi/terima kasih ke orang tua atau sahabatmu hari ini.
Jika ada konflik yang belum selesai, ambil inisiatif untuk menyelesaikannya minggu ini.
Doakan 3 temanmu secara spesifik setiap malam sebelum tidur.
"Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan."