Judul Slide

Subjudul

Slide 1 / 10
|

Menjadi Warga Gereja
& Warga Negara

Demokrasi, HAM, dan Toleransi dalam Terang Iman Kristen

Disusun oleh: Simon Sarbunan, M.Si Teol

Warga Kerajaan Surga

(Filipi 3:20)

Tunduk pada Kristus, memegang nilai-nilai Alkitab, fokus pada kekekalan.

Warga Negara Indonesia

(Yeremia 29:7)

Tunduk pada pemerintah, memegang Pancasila, berkontribusi bagi kesejahteraan kota.

"Menjadi Kristen yang baik berarti menjadi Warga Negara yang baik."

Peran Gereja dalam Demokrasi

  • Suara Kenabian: Gereja harus berani menyuarakan kebenaran dan keadilan, mengkritik kebijakan yang menindas.
  • Partisipasi Aktif: Tidak golput. Menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab.
  • Garam & Terang: Membawa nilai kejujuran dan integritas ke dalam sistem politik.

Pancasila & Iman Kristen

Sila-sila Pancasila selaras dengan nilai Alkitab:

  • Sila 1: Mengasihi Allah (Hukum Utama).
  • Sila 2: Mengasihi sesama manusia (Imago Dei).
  • Sila 3: Kesatuan tubuh Kristus di tengah perbedaan.
  • Sila 4: Musyawarah dan hikmat.
  • Sila 5: Keadilan bagi kaum miskin dan tertindas.

Mengapa Kristen Peduli HAM?

Bukan karena tren dunia, tapi karena mandat Alkitab.

Imago Dei

(Kejadian 1:26-27)

Setiap manusia (kaya/miskin, beda agama/suku) diciptakan Segambar dengan Allah. Karena itu, setiap nyawa punya martabat yang harus dihormati. Melanggar HAM = Menghina Pencipta.

Mandat Membela

(Amsal 31:8-9)

"Bukalah mulutmu untuk orang yang bisu... Dan berilah keadilan kepada orang yang tertindas." Kita dipanggil menjadi suara bagi yang tak bersuara.

"Gereja yang tidak peduli pada penderitaan manusia adalah gereja yang lupa pada salib Kristus."

Toleransi Aktif

Bukan sekadar "membiarkan" (pasif), tapi "membangun jembatan" (aktif).

Prinsip Kerukunan:

  • 1. Kasih Tanpa Syarat Mengasihi sesama bukan supaya mereka masuk Kristen, tapi karena Allah mengasihi mereka.
  • 2. Dialog Kehidupan Bekerja sama dalam hal sosial (kebersihan, keamanan, bantuan bencana) tanpa memandang agama.
  • 3. Menghormati Perbedaan Tidak menghina ajaran agama lain, namun tetap teguh pada iman sendiri.

Menjadi Warga Negara di Sekolah

Demokrasi

Aktif di OSIS/kepanitiaan. Menghargai pendapat teman saat musyawarah kelas.

HAM (Anti-Bullying)

Berani membela teman yang di-bully. Tidak ikut-ikutan mendiskriminasi adik kelas.

Toleransi

Berteman lintas agama dan suku. Mengucapkan selamat hari raya dengan tulus.

Mari Berdiskusi:

Kasus 1: Pemilihan Ketua OSIS

Ada calon ketua OSIS yang sangat kompeten tapi beda agama denganmu. Ada juga calon yang seagama tapi kurang kompeten dan malas. Siapa yang harus dipilih? Mengapa?

Kasus 2: Candaan SARA

Di grup WA kelas, ada teman yang mengirim *meme* yang menghina agama lain. Banyak yang tertawa. Apa yang harus kamu lakukan sebagai murid Kristus?

Terima Kasih

"Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu."

Yeremia 29:7