Menemukan Tujuan di Balik Cita-Cita
Disusun oleh: Simon Sarbunan, M.Si Teol
(Guru Agama Kristen SMA Pradita Dirgantara)
"Setelah lulus, kamu mau jadi APA?"
(Pilot, Dokter, Insinyur, Tentara...)
"Untuk APA Tuhan menciptakanmu?"
(Tujuan, Misi, Panggilan...)
Kata "Vokasi" berasal dari bahasa Latin **"Vocationem"** yang artinya **"Panggilan".**
"Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia."Kolose 3:23
Pekerjaanmu (sekarang sebagai pelajar, nanti sebagai profesional) adalah **IBADAH**-mu.
Apa yang kamu **kuasai** secara alami?
Bagaimana Tuhan ingin kamu **melayani**?
(Roma 12:6-8)
"Orang yang jujur dipimpin oleh ketulusannya..." (Amsal 11:3)
Menjadi orang yang sama (jujur, tulus) saat diawasi ataupun tidak. Anti-korupsi, anti-menyontek.
"Tangan orang rajin memegang kekuasaan, tetapi kemalasan mengakibatkan kerja paksa." (Amsal 12:24)
Memberi yang terbaik, tidak malas, dan disiplin dalam mengelola waktu.
"...seperti untuk Tuhan..." (Kolose 3:23)
Bukan untuk jadi *terbaik* (sombong), tapi memberi *yang terbaik* (memuliakan). Kualitas pekerjaan kita mencerminkan kualitas Tuhan yang kita sembah.
"...melayani seorang akan yang lain oleh kasih." (Galatia 5:13)
Tujuan akhir dari karirmu (Pilot, Dokter, dll) adalah untuk menjadi berkat dan melayani orang lain, bukan hanya mencari uang.
Panggilanmu saat ini adalah menjadi PELAJAR.
Bagaimana kamu bisa memuliakan Tuhan sebagai pelajar di SMA Pradita Dirgantara?
Panggilanmu adalah memuliakan Tuhan, di mana pun Dia menempatkanmu.