Menemukan Esensi Penyembahan di Tengah Tumpukan Buku dan Tekanan Asrama
Terjadi di hari Minggu, lampu redup, musik mendayu-dayu, mata terpejam, angkat tangan, dan menangis. (Ini hanya sebagian kecil!)
Jika penyembahan hanya terjadi 2 jam di hari Minggu... Lalu apa yang kita lakukan dari Senin sampai Sabtu?
Roma 12:1
Penyembahan adalah respons total dari seluruh keberadaan kita terhadap kebesaran dan kasih Tuhan.
"Itu semua adalah altarmu!"
Berhala bukan lagi patung kayu. Berhala adalah segala sesuatu yang menempati posisi nomor 1 di hatimu, menggeser Tuhan.
"Kapan prestasi jadi berhala? Saat kamu gagal mencapainya, dan kamu merasa hidupmu hancur tidak berharga."
Berdoa sebelum buka buku pelajaran: "Tuhan, aku belajar bukan untuk sombong, tapi untuk mempersembahkan waktuku memuliakan-Mu."
Kamu tidak bisa angkat tangan menyembah Tuhan di hari Minggu, tapi mem-bully teman atau pelit bagi ilmu di hari Senin.
Saat nilai ujian jelek: "Tuhan aku kecewa, tapi nilai ini tidak mendefinisikan siapa aku. Identitasku ada di dalam Kristus."
"...baru akan dimulai saat kalian melangkah keluar dari ruangan ini, kembali ke asrama, dan hidup sebagai terang di sana."